Rabu, 26 Januari 2011

Strategi Tingkat bisnis


Strategi bisnis organic: uatu pendekatan strategi perusahaan dalam rangka mengungguli pesaing dalam industri sejenis. Tentu saja alasan suatu perusahaan menjalankan strategi generik adalah untuk memenangkan persaingan. Walaupun produk yang dihasilkan sejenis, tetapi antar perusahaan menginginkan produk mereka yang unggul di pasaran
Proses manajemen strategis ada 8 langkah :
            1.         Mengidentifikasi misi, sasaran & strategi
            2.         Menganalisis lingkungan luar
            3.         Mengidentifikasi peluang dan ancaman
            4.         Menganalisis sumber daya organisasi
            5.         Mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan
            6.         Merumuskan strategi
            7.         Melaksanakan strategi
            8.         Mengevaluasi hasil

Ø  Agar organisasi mampu bertahan, perlu adanya ‘KEUNGGULAN PERSAINGAN’
Ø  Keunggulan persaingan diperoleh:
v  posisi yang dimiliki mampu memberi kekuatan di atas kekuatan pesaing
v  kemampuan untuk mengembangkan image produk perush terhadap pelanggan(product positionin

Perusahaandengan Diversifikasi Memiliki Dua Tingkat Strategi
1.      Strategi Tingkat Koorporate (Companywide Strategy)
            Bagaimana menciptakan nilai untuk perusahaan secara keseluruhan
2.      Strategi Pada Tingkat Bisnis (Strategi Kompetisi)
            Bagaimana menciptakan keunggulan kompetitif di setiap bisnis yang di mana perusahaan bersaing.
Ø  Strategi tingkat korporasi merupakan strategi untuk bagaimana suatu perusahaan yang terdiri dari berbagai bisnis untuk tumbuh dan berkembang dengan cara bagaimana untuk mengalokasikan sumber daya yang dimiliki pada berbagai bisnis dan menciptakan sinergi antar bisnis.
Ø  Bisnis yang sudah ditetapkan untuk dijalankan belum tentu akan memberikan kontribusi bagi perusahaan jika tidak mampu untuk hidup dan bersaing dengan pesaingnya.
Ø  Untuk itu diperlukan untuk menetapkan suatu strategi bagi unit-unit bisnis agar mampu bertahan dan berkembang sehingga dapat memberikan kontribusi dalam pertumbuhan perusahaan
Ø  BLS adalah langkah yang ditempuh oleh para manager dalam memanfaatkan sumberdaya dan kompetensi perusahaan untuk menciptakan keunggulan kompetitif terhadap pesaing di
            dalam suatu industri.
Ø  Dasar perumusan BLS ialah:
        kebutuhan pelanggan (apa yang diinginkan),
        kelompok pelanggan (siapa yang membutuhkan), dan
        distinctive competencies (kompetensi yang menonjol) untuk merespons kebutuhan pelanggan.
Tingkat - Tingkat Strategi
a.       Strategi Tingkat Korporasi :
Berupaya untuk menentukan bisnis apa yang seharusnya dilakukan oleh korporasi.
b.      Strategi Tingkat Bisnis :
            Berupaya untuk menentukan bagaimana seharusnya suatu korporasi bersaing dalam setiap bisnisnya.
c. Strategi Tingkat Fungsional :
            Berupaya menentukan cara mendukung strategi tingkat bisnis

TIPOLOGI STRATEGI DALAM PERSAINGAN
Ø  Esensi strategi bersaing adalah penguasaan berbagai pendekatan dan langkah yang ditempuh untuk meraih sukses dalam persaingan dalam suatu industri.
Ø  Setiap perusahaan bebas menentukan strategi yang dipilih, dengan pedoman dasar: kesesuaian antara pilihan strategi dengan lingkungan pasar yang dihadapi.
           
         Bentuk Strategi Dasar Persaingan
Tiga bentuk strategi dasar bersaing:
1.      STRATEGI COST-LEADERSHIP, menjadi produsen yang mempunyai keunggulan pada biaya produksi yang rendah
2.      Diversifikasi, mencari bentuk yang mampu membedakan produk yang ditawarkan dengab produk pesaing
3.      Fokus, memusatkan pada ceruk pasar/mencari porsi pasar yang unik untuk dilayani tetapi potensial untuk dikembangkan.
        Focused cost leadership
        Focused differentiation

Strategi Bisnis Generik
         STRATEGI COST-LEADERSHIP
         Muncul sebagai jawaban atas desakan pelanggan yang sensitif terhadap harga
         Akan bermanfaat bila pesaing tidak melakukan hal yang sama
         Kemampuan perusahaan untuk menghadapi 5 kekuatan persaingan akan menentukan seberapa besar keunggulan biaya rendah dapat diperoleh :
         Kekuatan Bersaing
1.      Untuk mendobrak kekuatan rivalitas   pesaing, perush dpt menggunakan cara ofensif dengan berbasis pada harga jual
2.      Bagi pembeli, strategi ini memberikan satu alternatif jawaban atas keinginan untuk mendapatkan produk yang sesuai dengan nilai ekonomis yang dikeluarkan.
3.      Untuk   pertimbangan pemasok. Serangkaian efisiensi internal org akan melindungi perush dr ancaman kekuatan pemasok
         Kekuatan Bersaing
4.      Terhadap ancaman   pendatang baru, perush dpt menggunakan harga murah utk membentengi diri.
5.      Terhadap ancaman produk substitusi, perush akan mendapatkan manfaat lebih dg menggunakan harga murah sbg cara utk bertahan dari dorongan perush yg menghasilkan produk substitusi.
Cost Leadership pada Tingkat Bisnis
         Resiko Utama Cost Leadership

Strategi pada Tingkat Bisnis
         Perubahan drastis teknologi dapat menghilangkan keunggulan biaya yang anda miliki
         Pesaing dapat mulai belajar Meniru Value Chain
         Fokus pada efisiensi dapat menyebabkan Cost Leader melupakan perubahan preferensi pelanggan

Generic Business Level Strategies
         Diferensiasi Strategi pada Tingkat Bisnis
Kriteria Kunci:
Ø  Nilai yang disediakan oleh features yang khas dan karakteristik nilai
Ø  Command premium price
Ø  Pelayanan pelanggan yang tinggi
Ø  Kualitas super
Ø  Inovasi yang sangat cepat
Ø  Gengsi dan eksklusifitas
Persyaratan:
Ø  Mengembangkan sistem atau proses baru
Ø  Membentuk persepsi lewat iklan
Ø  Fokus pada kualitas
Ø  Kemampuan dalam R&D
Ø  Memaksimalkan kontribusi SDM dengan turnover yang rendah dan motivasi tinggi

Pelanggan dapat memutuskan bahwa biaya “kekhasan” terlalu besar
         Kompetitor dapat belajar bagaimana meniru value chain
         Arti kekhasan tidak lagi dinilai oleh pelanggan

Strategi pada tingkat bisnis yang terfokus melibatkan pendekatan dasar yang sama sebagai Strategi Pasar Yang Luas. Sehingga, terdapat peluang karena:
Ø  Perusahaan besar mengabaikan celah kecil yang ada
Ø  Perusahaan kekuarangan sumber daya untuk bersaing dalam industri
Ø  Mampu melayani segmen pasar yang sempit secara lebih efisien dari pada kompetitor dalam industri
Ø  Fokus memungkinkan anda untuk mengarahkan sumber daya kepada aktivitas value chain tertentu untuk membangun keunggulan kompetitif 

Ø  Focused Differentiators berkembang pesat dengan memilih pasar yang kecil yang tidak dilayani pemain besar
Ø  Focused Cost leadership, memproduksi beragam model dengan biaya yang relatif murah.
Contoh: IKEA menawarkan peralatan RT yang desain, fungsi & kualitasnya bagus dengan harga terjangkau

Strategi Diferensiasi/Biaya Rendah Yang Terintegrasi
Perusahaan yang menggunakan Strategi Yang Terintegrasi dapat:
Ø  Lebih cepat beradaptasi
Ø  Mempelajari keahlian dan teknologi baru
Ø  Memanfaatkan Total Quality Management (TQM) untuk menciptakan produk yang didiferensiasi dengan kualitas tinggi yang secara terus menerus menekan biaya
Master Strategis
         Master Strategis
         Untuk  mengarahkan orang meraih strategic goals sekaligus melaksanakan misi yang diemban.
         Ada 5 kategori utama :
            1. STRATEGI PERTUMBUHAN INTERNAL
            2. STRATEGI PERTUMBUHAN EKSTERNAL
            3. STRATEGI REJUVENATION/BANGKIT
            4. STRATEGI STABILISASI
            5. STRATEGI TERMINATION /PENUTUPAN

STRATEGI PERTUMBUHAN INTERNAL
         Ditempuh melalui pengembangan dan inovasi internal
         Bentuk² strategi yang dapat dipergunakan:
            1. Integrasi Vertikal
            2. Penetrasi Pasar
            3. Pengembangan Pasar
            4. Diversifikasi Produk

Manfaat dan Risiko Penerapan Strategi Pertumbuhan Internal
         Manfaat
Perusahaan dapat memaksimalkan penggunaan SD internal yang dimiliki
·         Risiko
         Membutuhkan waktu yg lama untuk dapat   mengembangkan produk baru secara internal
         Membawa dampak pada kegiatan inovasi yang ambisius

2. STRATEGI PERTUMBUHAN EKSTERNAL
Ø  Diterapkan pada tingkat korporasi
Ø  Ditempuh karena alasan :
v  keterbatasan waktu yang dimiliki
v  langkanya tenaga manajerial
v  kelemahan dalam memanfaatkan kesempatan yang dikembangkan secara internal
         Kelebihan & Kelemahan Strategi Pertumbuhan Eksternal
Kelebihan
Ø  Perusahaan dapat mengejar pertumbuhan dalam waktu yang relatif singkat
Ø  Manfaat dari adanya management team hasil proses akuisisi
Kelemahan
Ø  Biaya untuk menguasai perusahaan lain bisa melebihi manfaat yang diperoleh
Ø  Kemungkinan budaya kerja yang muncul dari dua   perusahaan tidak saling mendukung

3. STRATEGI REJUVENATION/BANGKIT
Ø  Tingkat pertumbuhan perusahaan kadang mengalami stagnasi dan menghadapi biaya tinggi
Ø  Ditempuh perusahaan dengan cara menekan biaya-biaya kemudian memusatkan perhatian pada produk dan pasar tertentu.

STRATEGI REJUVENATION/BANGKIT
Kategori strategi yang sering digunakan :
1.      Retrenchment, terdiri 3 tahap :
Ø  Memfokuskan pada tingkat pencapaian profit bulanan
Ø  Menciutkan kegiatan operasi
Ø  Mengeliminasi kegiatan yg terlalu berlebihan
2.      Turnover
Untuk menuju pd bentuk strategi pertumbuhan yang selektif.

4. Strategi Stabilitas
Ø  Cocok diterapkan pd   perush yg terpengaruh oleh perubahan konjungtur perekonomian
Ø  Menunjukkan kemampuan perush bertahan dari ancaman pesaing.

5. STRATEGI TERMINATION /PENUTUPAN
Ø  Melepaskan sebagian atau bahkan seluruh kendali perusahaan dengan menjual sebagian atau seluruh kekayaan.
Ø  Bentuk strategi: Likuidasi dan pembubaran 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar