Kewirausahaan (entrepreneurship) tak dapat
diciptakan hanya dengan modal nekad. Namun kewirausahaan harus diciptakan
melalui desain dan perencanaan yang matang dan jelas. Tanpa desain dan
perencanaan yang matang, bidang usaha yang diciptakan bakal sulit bertahan
lama. Artinya, kewirausahaan tak akan berhasil memainkan peran sebagai 'mesin'
pencetak uang.
Data & fakta Bisnis entrepreneur
by accident
·
lebih dari 50 persen bisnis gagal bertahan di
tahun kedua.
·
lebih dari 65 persen bisnis gagal bertahan di
tahun kelimanya.
·
Lebih dari 96 % bisnis yang tak dapat berulang
tahun yang ke-10
Konsep kewirusahaan
Wirausahawan
merupakan orang-orang yang mampu menjawab tantangan-tantangan dan memanfaatkan
peluang-peluang yang ada.
Wirausahawan
adalah seseorang pembuat keputusan yang membantu terbentuknya system ekonomi
perusahaaan yang bebas
Kewirausahaan
adalah kegiatan yang dilakukan oleh
sebagian orang dengan melihat peluang dipasar, seorang yang mampu untuk melihat
apa yang menjadi kebutuhan pasar, kemudian menciptakan produk yang mampu
memuaskan kebutuhan pasar yang ditujunya
Imbalan Dalam
Berwirausaha
Tiap orang
tertarik kepada kewirausahaan kerena berbagai imbalan yang dapat dikelompokkan
dalam tiga kategori dasar :
·
Laba,
·
Kebebasan, dan
·
kepuasan dalam menjalani hidup.
Wirausaha mengharapkan hasil yang
tidak hanya mengganti kerugian waktu dan uang yang diinvestasikan tetapi juga
memberikan imbalan yang pantas bagi resiko dan inisiatif yang mereka ambil
dalam mengoperasikan bisnis mereka sendiri. Dengan demikian imbalan berupa laba
merupakan motofasi yang kuat bagi wirausaha tertentu.
Laba adalah salah satu cara dalam
mempertahankan nilai perusahaan. Beberapa wirausaha mungkin mengambil laba bagi
dirinya sendiri atau membagikan laba tersebut, tetapi kebanyakan wirausaha puas dengan laba yang pantas.
Kebebasan untuk menjalankan perusahaannya merupakan imbalan lain bagi
seorang wirausaha. Hasil survey dalam bisnis berskala kecil tahun 1991
menunjukkan bahwa 38% dari
orang-orang yang meninggalkan pekerjaan nya di perusahaan lain karena mereka
ingin menjadi bos atas perusahaan sendiri.
Beberapa wirasuaha menggunakan kebebasannya untuk :
·
menyusun kehidupan dan
·
perilaku kerja pribadnya secara fleksibel, Kenyataannya
banyak wirausaha tidak mengutamakan fleksibiltas disatu sisi saja. Akan tetapi
wirausaha menghargai kebebasan dalam karir kewirausahaan, seperti
·
mengerjakan urusan mereka dengan cara sendiri,
·
memungut laba sendiri dan
·
mengatur jadwal sendiri.
Imbalan Kepuasan
·
Wirausaha sering menyatakan kepuasan yang mereka
dapatkan dalam menjalankan bisnisnya sendiri.
·
Pekerjaan yang mereka lakukan memberikan
kenikmatan yang berasal dari kebebasan dan kenikmatan ini merefleksikan
pemenuhan kerja pribadi pemilik pada barang dan jasa perusahaan.
·
Banyak perusahaan yang dikelolah oleh wirausaha
tumbuh menjadi besar akan tetapi ada juga yang relative tetap berskala kecil.
Ciri dan watak wirausahawan:
·
Percaya diri, mempunyai watak
berkeyakinan tinggi, tidak bergantung pada orang lain, individualistis dan
optimis
·
Berorientasi pada tugas dan hasil,
mempunyai watak butuh prestasi, berorientasi laba, tekun dan tabah, tekad
bekerja keras, mempunyai dorongan kuat, energik dan inisiatif
·
Pengambilan resiko dan suka tantangan,
mampu mengambil resiko secara wajar
Karateristik Wirausahaan
¡
Kepemimpinan,
berprilaku sebagai pemimpin, bergaul dengan orang lain, menanggapi saran dan
kritik
¡
Keorisinilan,
berwatak inovatif, kreatif dan fleksibel
¡
Berorientasi
ke masa depan, berpandangan kedepan, persfektif
¡
Hasrat
untuk mendapatkan umpan balik, selalu ingin mengetahui sebaik apa mereka
bekerja dan terus mencari pengukuhan
¡
Tingkat
energi yang tinggi, selalu lebih energik dibandingkan orang kebanyakan.
¡
Keterampilan
mengorganisasi, membangun perusahaan dari nol dapat dibayangkan seperti
menghubungkan potongan-potongan sebuah gambar besar.
Aspek Penting Berwirausaha
¡
Memahami konsep produk dan jasa secara jelas
¡
Membuat visi dan misi bisnis
¡
Perlunya winning, positive dan learning attitude
untuk menjadi sukses
¡
Membuat perencanaan dan strategi bisnis,
Optimalisasi Sumber Daya Manusia.
¡
Pengetahuan dasar manajemen, organisasi dan
sistem akan menghindari usaha dari pada risiko manajemen.
¡
Pengetahuan dasar pengelolaan keuangan dan
pembiayaan
¡
kreativitas, kepemimpinan dan proses pembuatan
keputusan
¡
Pemasaran, pelayanan dan product brand

•Sukses
•Proses
•Berani Memulai
•Berani Gagal
•Berani Sukses?